Pentingnya Pemeriksaan Gula Darah ( DPW Bengkulu)



Apa itu gula darah? Gula darah merupakan istilah yang mengacu pada kadar atau banyaknya kandungan gula di dalam sirkulasi darah di dalam tubuh. Gula darah juga disebut sebagai bahan bakar tubuh yang dibutuhkan untuk kerja otak, sistem saraf, dan jaringan tubuh yang lain. Gula darah yang terdapat di dalam tubuh dihasilkan oleh makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Gula di dalam tubuh sebenarnya terdapat dalam beberapa bentuk. Gula yang ada di dalam darah disebut sebagai glukosa, yakni bentuk gula yang paling sederhana. Selain glukosa, terdapat gula yang disebut sebagai glikogen. Glikogen adalah gula dalam bentuk yang lebih kompleks biasa ditemukan di hati dan otot yang fungsinya sebagai cadangan makanan.
Fungsi utama gula dalam tubuh ialah untuk menghasilkan energi. Gula yang berasal dari makanan akan masuk ke dalam aliran darah. Kemudian gula-gula tersebut akan masuk ke dalam otot. Di dalam otot dan seluruh sel-sel tubuh, gula akan diubah menjadi energi. Energi ini yang menjamin kelangsungan hidup sel-sel, menghasilkan panas tubuh, menghasilkan gerakan tubuh, dan sebagainya.
Kelainan gula darah yang paling terkenal ialah penyakit kencing manis atau disebut sebagai diabetes. Gula di dalam darah tidak masuk begitu saja ke dalam otot dan sel-sel tubuh kita. Diperlukan suatu zat pengantar yang berfungsi seperti pintu masuk gula ke dalam otot dan sel-sel tubuh. Zat tersebut adalah insulin. Pada penderita diabetes terjadi masalah pada insulin yang mengakibatkan gula tidak dapat masuk ke dalam otot dan sel-sel tubuh. Akibatnya, gula akan tetap tinggi di dalam darah dan pada sisi lain tubuh akan merasa lemas karena gula tidak dapat digunakan oleh sel-sel tubuh.
Terlepas dari diabetes, terdapat dua istilah yang mengacu pada kadar gula darah yang tidak normal, yakni: 
"Hiperglikemia yakni kondisi di mana kadar gula darah di atas nilai normal. Pada kondisi biasa (tidak berpuasa), batas normal gula darah ialah 200 mg/dL. Sedangkan bila berpuasa maka batas normal gula darah ialah 126 mg/dL. Di atas nilai batas tersebut maka disebut sebagai kondisi hiperglikemia."
"Hipoglikemia yakni kondisi di mana kadar gula darah di bawah nilai normal, yakni di bawah 60 mg/dL. Penderita biasanya akan merasa lemas, gemetar, dan berkeringat dingin."

Mengapa Perlu Melakukan Pemeriksaan Kadar Gula Darah?


Pemeriksaan kadar gula darah yang nantinya dapat berujung pada diagnosa diabetes melitus perlu dilakukan sedini mungkin. Hal ini mengingat diabetes dapat menyerang anda kapan saja. Dengan kata lain, diabetes tidak hanya akan menyerang anak-anak dan orang dewasa saja. Dengan menjalani gaya hidup serta pola makan yang salah yang juga diperparah dengan kurangnya aktifitas fisik, maka resiko diabetes pun semakin meningkat.
Itulah sebabnya mengapa pemeriksaan kadar gula darah perlu dilakukan sejak awal guna mengetahui apakah terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kadar gula darah atau tidak. Hal ini nantinya akan terkait dengan diagnosa dm yang juga perlu melibatkan dokter dengan melakukan pemeriksaan kadar gula darah lebih lanjut. Jika memang diperlukan, pemeriksaan urin juga dapat dilakukan untuk melakukan pemeriksaan diabetes.
Nilai Kadar gula normal rata – rata adalah sebagai berikut :
·      Gula darah 8 jam sebelum makan atau setelah bangun pagi (70 - 110 mg/dl).
·      Gula darah 2 jam setelah makan (100 – 150 mg/dl).

·      Gula darah acak (70 – 125 mg/dl).

Copyrights @ IMATELKI -